Jalani Diet Tanpa Karbo? Hati-hati dengan Efek Sampingnya!

Diet tanpa karbohidrat

Sebagian besar orang tetap menganggap diet tanpa makan nasi itu bikin penurunan BB jadi cepat. Padahal riset terbaru mengungkapkan jika Diet tanpa karbo ternyata tidak efektif untuk weight loss.

Banyak sekali diet tanpa karbohidrat yang menarik perhatian masyarakat

No carbs diet atau diet tanpa karbohidrat cukup populer dalam beberapa tahun ke belakang. Banyak orang mencoba dan percaya jika diet ini bisa membuat timbangan geser ke kiri.

Sayangnya, hasil diet ini tidak lebih baik dari diet konvensional yang disertai dengan olahraga.

Hasil dari diet tanpa karbo mungkin terlihat lebih cepat. Namun, diet seperti ini tidak bisa digunakan sebagai gaya hidup. Artinya kamu tidak bisa menjalankan diet ini untuk jangka panjang.

diet tanpa karbo

Hasil diet tanpa karbohidrat tidak maksimal menurut studi terbaru!

No carbs diet mungkin sudah dijalankan sejak lama. Bahkan, orang awam pun sampai mengikutinya agar bisa mendapatkan hasil yang cepat.

Pola makan dengan membuang karbohidrat mungkin terlihat cepat dalam menurunkan BB. Ini terlihat dari bergesernya timbangan dengan cepat dalam beberapa hari.

Baca Juga : Penyebab Berat Badan Stuck Saat Diet dan Solusinya

Sayangnya, pengurangan BB itu lebih banyak didominasi oleh air. Saat kadar air sudah menurun, risiko mengalami stuck akan tinggi. Biasanya diet tanpa karbohidrat hanya berjalan singkat.

Diet ini tidak bisa dipakai untuk pola makan jangkap panjang. Mengapa? Karena bisa menimbulkan risiko malnutrisi!

Diet tanpa karbohidrat bikin kita makan lemak tidak sehat lebih banyak

Pendekatan diet dengan mengeliminasi karbohidrat mungkin terdengar menyakinkan. Namun, yang terjadi justu sebaliknya. Diet ini justru menyebabkan masalah pada tubuh.

Diet tanpa karbo menyebabkan kamu harus mengganti kebutuhan karbo dengan makanan tinggi protein dan lemak. Ini menyebabkan seseorang mengonsumsi bahan makanan yang tidak sehat.

Pelaku diet ini cenderung mengonsumsi banyak lemak jenuh dan trans yang berbahaya. Ini bisa memicu masalah pada sistem kardiovakular pada tubuh. Penyakit seperti stroke atau jantung mungkin terjadi.

Baca Juga : Malas Gerak Bisa Sebabkan Penyakit Jantung

Lebih lanjut, diet ini juga bisa memicu kondisi keto flu di minggu awal menjalankannya. Ini membuat kamu jadi pusing, lemas, dan craving pada gula atau karbohdirat.

Daripada melakukan diet tanpa karbohidrat sama sekali, lebih baik mengurangi porsinya saja. Karena mau bagaimana pun tubuh tetap butuh karbohidrat untuk berfungsi dengan baik.

Pertimbangkan lagi deh sebelum mencoba!

Banyak praktisi kesehatan tidak menganjurkan semua orang menjalankan diet tanpa karbohidrat. Jika menjalankan diet ekstrem ini risiko mengalami kekurangan vitamin, mineral, dan serat bisa terjadi.

Ini tentu berbahaya karena jika dilakukan dalam jangka panjang tubuh benar-benar mengalami defisiensi. Efeknya bisa besar dan menurunkan fungsi organ tubuh.

Selain itu, memperbanyak protein sebagai pengganti karbohidrat juga tidak bisa dilakukan oleh banyak orang. Kenapa? Karena harga protein cenderung lebih mahal.

karbohidrat untuk diet

Pilih diet sehat dan aman untuk bantu turunkan BB

Sebelum memutuskan untuk menjalankan diet, coba lakukan riset dengan baik terlebih dahulu. Karena di luar sana tidak hanya ada no carbs diet saja. Ada pola makan jenis lain yang jauh lebih sehat.

Yang terpenting saat memilih diet adalah kemampuan kamu untuk menjalankannya. Pastikan dietnya sehat, bisa memenuhi kebutuhan kalori, tidak membuat kelaparan, dan bisa dipakai untuk jangka panjang.

Baca Juga : 6 Cara Defisit Kalori untuk Pemula Turunkan Berat Badan!

Lebih lanjut, diet tidak hanya dipakai untuk penurunan BB saja. Namun, bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan secara menyeluruh.

Jika kamu mencari diet yang masih membiarkanmu makan karbohidrat, bisa langsing, dan tidak kelaparan, GGL adalah solusinya. Segera daftar ke komunitas diet terbesar di Indonesia ini agar kamu bisa mendapatkan panduan pola makan gratis Coba GGL Free Sekarang!

Tentang Diet Gak Gendut Lagi (GGL)

Jika Anda ingin menjalani diet sehat tanpa harus bingung dengan banyak pilihan, Gak Gendut Lagi (GGL) adalah pilihan yang tepat.

GGL menyediakan panduan diet defisit kalori yang mudah dipahami dan cocok untuk pemula, ibu-ibu, hingga usia 60 tahun. GGL memberikan tips dan trik untuk mengatur pola makan sehat dan olahraga yang sesuai, sehingga Anda dapat mencapai hasil diet yang lebih baik.

Ayo, jangan tunggu lagi, download aplikasi GGL di Google Playstore dan App Store sekarang juga dan rasakan perubahan dalam hidup Anda.

Download di Google PlaystoreDownload di AppStore

Source:

1

Share
GGL
© 2023 GGL