Apa Itu Mindful Eating dan Cara Menerapkannya

Makan terlalu banyak, makan terburu-buru, dan makan sembari melakukan aktivitas lain. Beberapa kebiasaan makan ini ternyata punya dampak negatif bagi tubuh dan kesehatan kita. Itu sebabnya penting untuk mengetahui apa itu mindful eating, manfaatnya, serta cara menerapkannya.

Saat kita makan terlalu banyak, kelebihan berat badan bisa menjadi dampak dan masalah utama yang mengganggu aktivitas dan kesehatan. Makan terburu-buru juga bermasalah. Karena tubuh, terutama otak, tidak diberi waktu untuk mendeteksi dan mengirim sinyal rasa kenyang.

Makan sambil nonton TV, sambil scrolling media sosial; ini pun bukan kebiasaan makan yang baik. Akibatnya bisa saja kita makan berlebihan.

Mindful eating adalah solusi bagi kita yang ingin memperbaiki kebiasaan-kebiasaan makan yang buruk ini. Menerapkan kebiasaan makan dengan penuh perhatian juga memberi banyak manfaat bagi tubuh. Berikut ulasannya.

Apa Itu Mindful Eating?

Singkatnya, mindful eating adalah aktivitas makan yang dilakukan dengan kesadaran dan perhatian penuh. Momen makan dengan konsep ini dapat membantu kita untuk lebih fokus. Fokus pada makanan yang kita pilih, hingga fokus dengan kondisi fisik dan emosi kita sendiri.

Dengan begini, kita bisa “menikmati” makanan dengan benar.

Mindful eating membuat kita berhasil mengontrol kebiasaan makan. Menjaga asupan nutrisi harian, makan dengan moderasi atau menjaga porsi, serta konsisten makan di waktu yang tepat setiap hari.

Penerapan mindful eating juga banyak digunakan untuk mengobati kondisi perilaku yang terkait dengan makanan, seperti gangguan makan (eating disorder) misalnya.

Sikap-sikap yang dilatih selama menerapkan mindful eating pun beragam. Mulai dari makan pelan-pelan tanpa gangguan aktivitas lain. Berhenti makan jika sudah kenyang. Belajar membedakan mana lapar secara fisik dan mana rasa lapar yang hanya dipengaruhi emosi sesaat. Belajar menghargai makanan, bahkan mengatasi perasaan bersalah yang muncul saat makan.

Dengan fokus yang lebih seperti ini, reaksi serta respons yang kita berikan saat makan juga akan lebih sadar dan sehat. Tidak asal makan begitu saja.

Manfaat Mindful Eating

Sekilas, menerapkan mindful eating mungkin terasa sepele. Tapi, kenyataannya ada banyak manfaat baik yang bisa kita dapatkan. Manfaat pertama, kita jadi lebih sadar soal perilaku makan yang tidak sehat. Karena sudah bisa membedakan mana sehat dan tidak sehat, perlahan perilaku makan kita pun mulai berubah menjadi lebih baik (sehat).

Manfaat kedua adalah kita bisa makan dengan penuh kontrol. Kita juga bisa mengontrol dan mencegah “keinginan” makan berlebih. Menerapkan mindful eating membantu kita mengurangi nafsu makan berlebih.

Manfaat ketiga adalah kita dapat memperbaiki pola pikir yang lebih positif. Dalam sebuah studi yang menerapkan mindful eating, tingkat ketidakpuasan pada citra tubuh jadi menurun. Begitu juga dengan kebiasaan makan berlebihan serta konsep diet yang salah (ekstrem dan berdampak buruk secara fisik, emosional, dan mental).

Manfaat berikutnya ada kaitannya dengan proses penurunan berat badan. Yakni menciptakan kebiasaan makan yang berdampak baik pada berat badan dalam jangka panjang. Jadi tidak hanya sekadar membantu menurunkan berat badan saja. Mindful eating juga bisa membantu kita mempertahankan berat badan yang ideal lebih lama.

apa itu mindful eating

Cara Menerapkan Mindful Eating

Tidak sesulit yang dibayangkan, kok. Ada beberapa cara sederhana yang bisa kita coba lakukan untuk mulai menerapkan kebiasaan makan yang lebih baik ini. Kita bisa mulai dengan menghilangkan beberapa gangguan saat makan.

Saat makan, sebaiknya tidak disambi dengan aktivitas lainnya. Matikan TV dan lepas smartphone kita sebentar.

Berikutnya, coba nikmati makanan kita. Tidak usah terburu-buru. Makan dalam diam, dan belajar menghargai serta bersyukur untuk makanan yang kita makan dan manfaatnya bagi tubuh. Kita juga bisa belajar mengatasi rasa “takut” serta rasa “bersalah” yang sering muncul saat akan makan.

Mulailah memandang makanan sebagai sumber nutrisi dan pembangun tubuh untuk bertumbuh dan bertahan hidup. Bukan sebagai penyebab bertambahnya berat badan.

Penting sekali untuk belajar “mendengarkan” tubuh kita. Kenali mana rasa lapar yang benar-benar lapar, atau hanya sekadar ingin mengunyah.

Setelah memahami apa itu mindful eating, kita juga bisa mulai menaruh perhatian pada asupan nutrisi harian. Makanan seperti apa yang sebaiknya dikonsumsi. Asupan nutrisi seperti apa yang dibutuhkan tubuh. Informasi-informasi seperti ini bisa juga kita dapatkan dengan bergabung dalam komunitas GGL. Di mana para member saling berbagi tentang cara makan yang benar dan hidup yang lebih sehat.

0

Share
GGL
© 2024 GGL